
Wajah yang Dirawat, Ingatan yang Dipilih
KATA PEMRED #8
PinterPolitik.com
Ada nestapa yang jujur dalam esai Bapak Laksamana Sukardi. Tentang seorang aktivis muda yang wajahnya hancur disiram air keras. Tentang kekerasan yang menyerang bukan hanya tubuh, melainkan hak untuk bicara. Siapa pun yang membacanya dengan hati terbuka tak akan mampu menahan getaran itu.
Namun, sastra — dan juga politik — mengajarkan kita bahwa nestapa yang jujur pun bisa dimanfaatkan. Bahwa luka orang lain kadang menjadi cermin yang kita poles untuk membuat diri sendiri tampak lebih bersih. Dan di sinilah, dengan hormat yang tulus kepada seorang senior…
The skinny
The skinny isn't ready yet — notes appear once the transcript is processed.